UNAS di SMPN 2 Gondangwetan Bebas Sampah Plastik

Senin, 23 April 2012 16:08:22 - oleh : admin

UNAS di SMPN 2 Gondangwetan Bebas Sampah Plastik

PASURUAN - Ada yang unik di SMP Negeri 2 Gondangwetan Pasuruan pagi tadi (Senin, 23 April 2012). Sekolah yang mendapat predikat adiwiyata itu mewajibkan seluruh siswa peserta ujian, maupun para guru dan karyawan untuk tidak membawa apapun yang berbau plastik. Kebijakan sekolah yang berada di Kecamatan Gondangwetan itu sengaja dilakukan, untuk membudayakan seluruh penghuni sekolah untuk mencintai lingkungan, terutama pemahaman tentang sampah platik, yang dikenal sulit untuk diuraikan itu.

Hal itu seperti yang ditegaskan Sunarni, Kepala SMP Negeri 2 Gondangwetan saat memantau pelaksanaan Unas hari pertama pagi tadi.

Menurutnya, hampir setiap hari, dirinya selalu mengingatkan para guru, untuk lebih memotivasi siswa agar sadar lingkungan, terutama perihal bagaimana menghadapi banyaknya sampah plastik, yang tersebar di mana-mana.

"Kita harus sabar menghadapi siswa seumuran SMP. Karena mereka adalah siswa transisi, yang belum dewasa," ujar istri Sumantri, Sekretaris Dispendikbud Kabupaten Pasuruan itu.

Sampah plastik di mata Sunarni adalah benda yang sangat sulit untuk diurai, di mana untuk satu plastik, baru dapat diuraikan dalam kurun waktu antara 7-9 tahun lebih.

"Tiap hari selalu ada masyarakat yang membuang plastik. Entah itu dari makanan, minuman, atau kebutuhan rumah tangga yang lain. Betapa tua dan sakitnya bumi kita ini," tegas perempuan yang ke mana-mana selalu berkerudung itu.

Oleh karenanya, bersamaan dengan peringatan Hari Bumi se-dunia yang jatuh setiap tanggal 22 April, dirinya kembali mengingatkan siswanya untuk lebih menghargai bumi, dalam arti tidak membuang sampah sembarangan, khususnya sampah plastik.

"Lebih baik dibakar atau dibuang ke tempat sampah. Itu lebih baik," harap Sunarni.

Dalam kegiatan yang bertemakan "Unas bebas sampah plastik" pagi tadi, Sunarni memberikan punishment atau hukuman, terlebih pada penghuni sekolah yang secara terang-terangan melanggar kebijakannya tersebut.

"Hukumannya adalah membawa bunga atau tanaman yang bisa disebar di sekitar sekolah," pungkasnya. (EMIL) (suarapasuruan.com)

 

| More

Berita "Pendidikan" Lainnya

Pasuruan Kota

Kamis, 21 November 2013 11:09:58

UMK 2014 Ditetapkan, Buruh Tak Puas & Ancam Demo Lagi

Pasuruan - Gubernur Jawa Timur Soekarwo akhirnya menetapkan upah mini...

Rabu, 12 Juni 2013 17:47:13

Raih Adipura Keempat, Kota Pasuruan Pawai Keliling

Pasuruan - Raih piala Adipura empat kali berturut-turut, Pemkot Pasuru...

Rabu, 24 April 2013 07:39:17

Peringati Hari Kartini, Keliling Kota Pasuruan

PASURUAN - Peringatan Hari Kartini yang jatuh setiap 21 april, dimakna...

Kamis, 4 April 2013 12:39:06

Polres Pasuruan Kota Bentuk Tim Patroli Sambang

Pasuruan - Polres Pasuruan Kota melaunching Tim Patroli Sambang, Rabu ...