Sekolah Gratis Sulitkan Lembaga Pendidikan

Kamis, 28 Mei 2009 11:31:47 - oleh : admin

Sekolah Gratis Sulitkan Lembaga Pendidikan

Program sekolah gratis ternyata menjadi kendala baru bagi sekolah untuk meningkatkan mutu pendidikan para siswa. Pasalnya, karena program tersebut, banyak wali murid yang mulai enggan membantu menutup kebutuhan anggaran untuk proses belajar mengajar (PBM).

Fakta terbaru tentang dampak lain dari program sekolah gratis itu dibeberkan beberapa kepala sekolah di hadapan dewan pendidikan (DP) Kabupaten Pasuruan tiga hari lalu. Mereka berusaha memanfaatkan ajang pembinaan kemitraan komite dan kepala sekolah yang digagas DP itu untuk memaparkan kesulitan yang mereka alami.

"Protes dan kritikan dari wali murid kerap diterima jika pihak sekolah mencoba menjelaskan kekurangan yang harus ditutup untuk kelangsungan proses belajar mengajar," ungkap Achyar kepala SDN Warungdowo.

Dia kemudian menjelaskan, sosialisasi bagaimana menerapkan program sekolah gratis belum banyak dilakukan pemerintah. Sehingga, wali murid memiliki anggapan bahwa untuk biaya sekolah anak mereka, semuanya gratis.

Akibat pemahaman yang salah itu, banyak sekolah yang mulai kebingungan menutup kebutuhan anggaran yang tidak sedikit. Khususnya untuk kegiatan-kegiatan ekstrakurikuler yang tidak bisa diambilkan dananya dari bantuan operasional sekolah (BOS).

Lantaran terlalu sering diprotes, banyak sekolah yang akhirnya ketakutan meminta bantuan wali murid. "Sekarang ini, kami tidak berani meminta bantuan dari wali murid. Protes mereka terlalu kencang," ungkap Parjon Kepala SDN Susukan Kecamatan Pohjentrek.

Para kepala sekolah berharap, ada sosialisasi aktif tentang bagaimana sebenarnya penerapan program sekolah gratis. Sehingga, persepsi antara wali murid dan kepala sekolah tentang upaya peningkatan kualitas pendidikan itu bisa dijalankan.

Banyaknya keluhan yang dilontarkan para kasek itu, didengarkan juga oleh para komite sekolah yang ikut dilibatkan dalam program pembinaan tersebut. Saat itu, tidak hanya dewan pendidikan, perwakilan dari dinas pendidikan (Dispendik) juga berusaha memaparkan bagaimana menyikapi program pendukung wajardikdas 12 tahun tersebut.

"Kami memang berusaha melakukan pembinaan rutin kepada para komite sekolah setiap tahun untuk bisa memahami tugas dan kewenangan mereka. Termasuk mengetahui permasalahan semacam ini," ungkap Ketua Dewan Pendidikan KH. Mujtabah Abdussomad.

Tahun ini, Dewan Pendidikan juga menggandeng Dispendik karena ingin melakukan pembinaan kemitraan untuk para kepala sekolah. Pasalnya, di lapangan ternyata sering muncul kesenjangan hubungan antara komite, dan sekolah. Permasalahan itu dipicu oleh persepsi yang berbeda tentang proses pendidikan yang dilakukan di tiap lembaga pendidikan.

Seperti keluhan yang dilontarkan para kepala sekolah tersebut, baik Dewan Pendidikan, maupun Dispendik menyatakan ada solusi yang bisa dilakukan oleh kedua belah pihak.

Pertama, pihak sekolah dituntut transparan membeberkan rencana anggaran pendapatan dan belanja sekolah (RAPBS) kepada komite. Semuanya harus detail sampai ke tingkat berapa besar biaya yang belum bisa terpenuhi dari pendapatan yang sudah diterima.

"Tidak hanya masalah seperti ini. Persoalan lain pun bisa dituntaskan jika hubungan antara sekolah dan dewan pendidikan lebih harmonis," tegas A. Yazid Manan, selaku ketua panitia.

Menurut dia, ada sekitar 2.100 komite sekolah yang diikutkan dalam program pembinaan tersebut. Kegiatan itu dilakukan bertahap di 24 kecamatan yang ada di wilayah Kabupaten Pasuruan mulai 25 Mei, hingga 11 Juni mendatang.

| More

Berita "Pendidikan" Lainnya

Pasuruan Kota

Kamis, 21 November 2013 11:09:58

UMK 2014 Ditetapkan, Buruh Tak Puas & Ancam Demo Lagi

Pasuruan - Gubernur Jawa Timur Soekarwo akhirnya menetapkan upah mini...

Rabu, 12 Juni 2013 17:47:13

Raih Adipura Keempat, Kota Pasuruan Pawai Keliling

Pasuruan - Raih piala Adipura empat kali berturut-turut, Pemkot Pasuru...

Rabu, 24 April 2013 07:39:17

Peringati Hari Kartini, Keliling Kota Pasuruan

PASURUAN - Peringatan Hari Kartini yang jatuh setiap 21 april, dimakna...

Kamis, 4 April 2013 12:39:06

Polres Pasuruan Kota Bentuk Tim Patroli Sambang

Pasuruan - Polres Pasuruan Kota melaunching Tim Patroli Sambang, Rabu ...