Dukung Biaya Sekolah Gratis

Rabu, 27 Mei 2009 10:41:33 - oleh : admin

Dukung Biaya Sekolah Gratis

Rencana Pemkab Pasuruan menggratiskan biaya pendidikan SD-SMP pada tahun 2010 disambut positif sejumlah kalangan. Koordinator Aliansi Masyarakat Peduli Pasuruan (AMPPAS) Suryono Pane misalnya, mendukung upaya tersebut.

"Jika memang benar bisa diwujudkan, ini sebuah langkah maju bagi pemkab," terang pria yang juga aktivis buruh ini. Karena itu, dirinya berharap agar rencana itu mulai disiapkan sekarang. "Ya, minimal hitungannya seperti apa, kan harus dimulai," tuturnya, kemarin (25/5).

Suryono kemudian menjelaskan, sebenarnya upaya menggratiskan biaya pendidikan itu bisa dimulai sekarang. Sebab saat ini, sudah ada dana BOS (Biaya Operasional Sekolah) yang dialokasikan bagi penyelenggaraan biaya pendidikan.

Atas dasar itu, dirinya menilai pendidikan gratis bukan lagi pada persoalan mampu atau tidak. Tapi, sudah pada tataran mau atau tidak mau. "Sebab, meski sudah ada dana BOS, masih banyak sekolah-sekolah yang melakukan penarikan," terangnya saat ditemui di food terrace Taman Dayu, Pandaan.

Tengara itu bisa dilihat dari maraknya penarikan berlabel sedekah, bantuan, sumbangan atau yang lainnya. Meski dinyatakaan tidak mengikat, semua wali murid diharuskan membayar tarikan tersebut. Bahkan di beberapa sekolah, imbuhnya, pungutan itu cukup besar.

Suryono sendiri menilai praktek tersebut sebagai bentuk penyimpangan dalam penyelenggaraan pendidikan. Sebab, aturan mengenai larangan penarikan itu sudah jelas. Bahwa penarikan, kata dia, harus disertai surat keterangan izin bupati.

"Artinya, tanpa izin itu, sekolah dilarang melakukan penarikan. Dengan alasan apapun," katanya serius. ''Tapi kenyataannya, itu banyak terjadi di beberapa sekolah-sekolah," imbuhnya.

Dalam kesempatan kemarin, Suryono juga meminta Pemkab Pasuruan untuk memantau proses penerimaan siswa baru (PSB) di sekolah-sekolah. Berdasar pengamatan dia selama ini, momentum itu kerap diwarnai penyimpangan pungutan. Bahkan, nilainya bisa mencapai jutaan rupiah.

Untuk meminimalisir kemungkinanan tersebut, dirinya meminta Bupati Dade Angga agar bertindak preventif dengan mengeluarkan peraturan bupati (perbup). Isinya, melarang sekolah-sekolah melakukan penarikan.

"Sudah saatnya, bupati terbitkan perbup soal penarikan biaya sekolah. Sehingga kalau gratis, ya benar-benar gratis. Tak ada lagi pungutan atau tarikan. Di sisi lain, kami membuka posko pengaduan untuk menampung keluhan wali murid," pungkasnya.

| More

Berita "Pendidikan" Lainnya

Pasuruan Kota

Kamis, 21 November 2013 11:09:58

UMK 2014 Ditetapkan, Buruh Tak Puas & Ancam Demo Lagi

Pasuruan - Gubernur Jawa Timur Soekarwo akhirnya menetapkan upah mini...

Rabu, 12 Juni 2013 17:47:13

Raih Adipura Keempat, Kota Pasuruan Pawai Keliling

Pasuruan - Raih piala Adipura empat kali berturut-turut, Pemkot Pasuru...

Rabu, 24 April 2013 07:39:17

Peringati Hari Kartini, Keliling Kota Pasuruan

PASURUAN - Peringatan Hari Kartini yang jatuh setiap 21 april, dimakna...

Kamis, 4 April 2013 12:39:06

Polres Pasuruan Kota Bentuk Tim Patroli Sambang

Pasuruan - Polres Pasuruan Kota melaunching Tim Patroli Sambang, Rabu ...