Haul Putri Sunan Gunung Jati di Bangil Ramai

Selasa, 21 Juni 2011 00:36:17 - oleh : admin

Haul Putri Sunan Gunung Jati di Bangil Ramai

Peringatan Haul Mbah Ratu Ayu Ibu atau Syarifah Khodijah di Kelurahan Kersikan, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan Minggu (19/6/2011) tak hanya dihadiri oleh peziarah lokal saja. Namun, peziarah dari luar kota pun juga banyak yang hadir.

Hadir dari luar kota, yakni dari Banyuwangi salah satunya adalah Habib Mahdi Al-Haddar. Dalam tausiahnya, dia tak hanya menjelaskan tentang pentingnya shalat lima waktu secara berjamaah. Namun juga menyatakan atas kesesatan dari aliran Ahmadiyah, yang mengakui Ghulam Ahmad sebagai nabinya.

"Marilah kita bertaubat. Karena sesungguhnya, Allah SWT mengampuni segala dosa bagi hambanya yang mau bertaubat. Aceh dalam jangka waktu 10 menit, yang mati berapa? 114 ribu. Bukannya Allah SWT menurunkan musibah itu, Allah SWT tidak sayang. Allah SWT itu cinta kepada kita," ungkap Habib Mahdi Al-Haddar.

Dikisahkan dari warga sekitar areal makam, Syarifah khodijah ini,
sejatinya adalah merupakan salah satu putri dari Sunan Gunung Jati atau Syarif Hidayatullah. Tak hanya itu saja, namun keberadaan Mbah Ratu Ayu Ibu tersebut juga dikenal sebagai sosok waliyullah perempuan yang cukup terkenal dengan karomahnya.

"Pernah ada anak usia 12 tahun yang sejak lahir tidak bisa bicara. Namun dia tiba-tiba bisa bicara, setelah menghadiri haul Mbah Ratu Ayu Ibu ini. Dan ini adalah salah satu karomah wali perempuan disini mas. Karena wali perempuan jarang, makanya karomahnya begitu hebat," ujar Abdul Qodir, salah satu warga.

Dia menjelaskan, cerita dimakamkannya Mbah Ratu Ayu Ibu di Bangil ini bermula. Ketika suatu saat putri Sunan Gunung Jati ini, mendadak dirundung rasa kangen yang begitu dalam kepada kedua putranya yang tengah belajar agama di pondok pesantren milik Mbah Soleh Semendi di daerah Winongan, yang tak lain adalah masih familinya.

"Akhirnya berangkatlah beliau mengunjungi kedua putranya, Sayid Arif Segoropuro dan Sayid Sulaiman Mojoagung yang mondok di Winongan. Namun sepulang menjengun kedua putranya tersebut, Mbah Ratu Ayu Ibu mendadak sakit saat di daerah Bangil sini dan akhirnya meninggal dan dimakamkan" ungkap Abdul Qodir.[bec/ted](beritajatim.com)

| More

Berita "Seputar Bangil" Lainnya

Pasuruan Kota

Kamis, 21 November 2013 11:09:58

UMK 2014 Ditetapkan, Buruh Tak Puas & Ancam Demo Lagi

Pasuruan - Gubernur Jawa Timur Soekarwo akhirnya menetapkan upah mini...

Rabu, 12 Juni 2013 17:47:13

Raih Adipura Keempat, Kota Pasuruan Pawai Keliling

Pasuruan - Raih piala Adipura empat kali berturut-turut, Pemkot Pasuru...

Rabu, 24 April 2013 07:39:17

Peringati Hari Kartini, Keliling Kota Pasuruan

PASURUAN - Peringatan Hari Kartini yang jatuh setiap 21 april, dimakna...

Kamis, 4 April 2013 12:39:06

Polres Pasuruan Kota Bentuk Tim Patroli Sambang

Pasuruan - Polres Pasuruan Kota melaunching Tim Patroli Sambang, Rabu ...