SMPN 2 Kota Pasuruan Berjaya

Sabtu, 8 Mei 2010 23:54:02 - oleh : admin

SMPN 2 Kota Pasuruan Berjaya

Di Kota Pasuruan, SMPN 2 boleh bangga. Sekolah ini tidak hanya meraih nilai rata-rata terbaik se-Kota Pasuruan. Tapi di peringkat lima tertinggi nilai unas sekota hampir semuanya diborong murid-murid SMPN 2.

Prestasi luar biasa dari siswa SMPN 2 Pasuruan itu, terlihat dari rekapitulasi hasil unas yang dipaparkan dispendik kemarin. Di lima besar peringkat unas, dari ranking 1-4, seluruhnya dari sekolah yang terbilang favorit tersebut.

Keempat siswa itu adalah lutfia Wildatul Cahyaningsing (38,50), Hantoro Restucondro Saputro (37,85), Bagas Abrianto (37,65), serta Befie Kurnia Abdi S (37,65). Di posisi kelima baru menyebutkan Armeida Pratiwi dari SMPN 1 Pasuruan dengan nilai 37,30.

Nilai rata-rata unas di sekolah tersebut mencapai 33,66. Jauh melampaui sekolah lainnya. Begitupun dengan nilai terendah siswanya yang hanya 26,10. Akumulasi nilai terbaik itu membuat SMPN 2 Pasuruan posisinya tidak tergeser oleh sekolah lainnya.

Sementara itu, dari pantauan Radar Bromo pengumuman unas untuk SMP terlihat lebih tertib dibanding kakak-kakaknya kelasnya beberapa waktu lalu. Kemarin, tidak terlihat aksi konvoi motor keliling kota, setelah pengumuman itu dilangsungkan serempak di seluruh wilayah kota sejak pukul 09.30.

Ekspresi pun ditunjukkan beragam oleh para wali murid usai membuka amplop pengumuman kelulusan anaknya. Begitu melihat anaknya dinyatakan lulus, kegembiraanpun diluapkan. Apalagi bila dalam lembar pengumuman itu menyebutkan nilai sang anak cukup lumayan.

Hal yang berbeda terlihat di kalangan orang tua yang anaknya dinyatakan tidak lulus, atau harus mengulang. Seperti yang tampak di SMP Maarif di Jl Lecari Pasuruan tersebut.

Wajah-wajah tegang terlihat jelas. Tidak hanya para orang tua, penjaga sekolah pun tampak sangat sensitif mengamati orang-orang asing yang datang ke sekolahnya. Bahkan beberapa orang wartawan yang berniat meliput di sekolah tersebut diusir secara tegas oleh seorang penjaga, dan guru.

Dari data yang diterima Radar Bromo dari dispensik kota, di sekolah ini siswa yang harus mengulang jumlahnya cukup banyak. Ada sekitar 20 siswa yang wajib mengulang unas, untuk bisa mendapatkan ijazah sekolah lanjutan pertama tersebut.

Meski tidak meluapkan kesedihannya secara nyata, ekspresi yang ditunjukkan oleh orang tua yang anaknya dinyatakan gagal, terlihat sangat jelas. Diantaranya ada yang matanya langsung berkaca-kaca.

"Kasihan anak saya. Sampai harus mengulang, padahal saya sudah melihat dia belajar keras untuk mempersiapkan ujian tersebut," ungkap salah seorang ibu wali murid yang enggan menyebut namanya, maupun nama putrinya.

Dia kemudian buru-buru meninggalkan lokasi sekolah tersebut, sambil menggenggam erat lembar pengumuman yang baru saja diterimanya.

Pantauan Radar Bromo dari daftar nilai siswa yang gagal, rata-rata mendapatkan nilai di bawah standar untuk pelajaran Bahasa Inggris. Sebagian besar yang harus mengulang tersebut nilai Bahasa Inggrisnya jeblok. Yang di luar dugaan, justru di pelajaran Matematika, mayoritas nilai siswa peserta unas relatif bagus. (jawapos.com)

| More

Berita "Seputar Pasuruan" Lainnya

Pasuruan Kota

Kamis, 21 November 2013 11:09:58

UMK 2014 Ditetapkan, Buruh Tak Puas & Ancam Demo Lagi

Pasuruan - Gubernur Jawa Timur Soekarwo akhirnya menetapkan upah mini...

Rabu, 12 Juni 2013 17:47:13

Raih Adipura Keempat, Kota Pasuruan Pawai Keliling

Pasuruan - Raih piala Adipura empat kali berturut-turut, Pemkot Pasuru...

Rabu, 24 April 2013 07:39:17

Peringati Hari Kartini, Keliling Kota Pasuruan

PASURUAN - Peringatan Hari Kartini yang jatuh setiap 21 april, dimakna...

Kamis, 4 April 2013 12:39:06

Polres Pasuruan Kota Bentuk Tim Patroli Sambang

Pasuruan - Polres Pasuruan Kota melaunching Tim Patroli Sambang, Rabu ...