Plafon Ambrol, Kantor Pindah Lagi
Pegawai kantor Bagian Umum Pemkab Pasuruan harus pindah kantor lagi.
Setelah kantor yang pertama dilalap api bersama gedung Darmoyudo Maret
2009 lalu, kemarin kantor sementara mereka di ruang rapat pendapa
kabupaten ambrol di bagian plafon.
Akibatnya seluruh pegawai
mengusung kembali peralatan kerjanya untuk di pindah ke ruangan lain.
Tempat sementara yang dipilih adalah ruang pengamanan sandi dan
telekomunikasi (santel) di kawasan pendapa. Sayangnya ruangan santel
yang berada di sisi barat pendapa itu lebih kecil jika dibandingkan
dengan ruang rapat.
Beberapa peralatan kerja seperti
meja, komputer, dan lainnya terpaksa dipasang seadanya. Para pegawai
Bagian Umum pun tak tahu sampai kapan mereka akan menempati ruangan
tersebut. "Sepertinya sampai plafon selesai dipasang, mungkin kantor di
ruang rapat bisa ditempati lagi. Ini hanya sementara," kata Teguh,
salah satu pegawai Bagian Umum.
Ditanya tentang ruangan
santel yang begitu kecil, Teguh mengiyakannya. Hanya saja ia tak berani
panjang lebar berkomentar saat ditanya kenapa plafon di ruang rapat
jebol. Ia bersama pegawai lainnya mengatakan semua pertanyaan wartawan
hanya boleh dijawab oleh Bagian Kominfo.
Dari pantauan Radar Bromo plafon yang jebol di ruang rapat sekaligus kantor Bagian Umum itu,
ambrol di beberapa bagian. Baik di bagian depan maupun dalam. Namun
yang terparah berada di bagian dalam karena memiliki lebar sampai 7,5
meter kali 2,4 meter.
Sementara plafon yang jebol di bagian
depan lebarnya 1,5 kali 1,5 meter. Dari informasi yang dihimpun
jebolnya plafon terjadi sekitar pukul 07.30 kemarin. "Mungkin karena
hujan deras yang datang Selasa (9/3) malam lalu. Malam itu plafon tak
langsung ambrol. Jebolnya pas waktu para pegawai datang mau ngantor, "
ucap salah satu pegawai yang mewanti-wanti namanya jangan dikorankan.
Beruntung
plafon yang jebol di bagian tengah tak mengenai peralatan kantor macam
komputer. "Jebolnya pas di bagian tengah yang dibawahnya tidak ada
peralatan elektronik," kata pegawai itu lagi.
Usai ambrol, para pegawai pun terlihat mengusungi barang-barangnya untuk pindah kantor.(jawapos.com)




