headerphoto
** INFO GRESS -- " Welcome to Portal Pasuruan Online - INFO : Anda memiliki foto - foto seputar Kota atau Kabupaten Pasuruan dan sekitarnya, ( yang tempoe doeloe atau sekarang ), silahkan kirimkan ke redaksi kami di email: admin@pasuruan.info, mari bersama kita memajukan serta berbagi informasi bersama di dunia maya.**

Festival Drum Band Bocah di Kota Pasuruan

Senin, 8 Februari 2010 13:02:52 - oleh : admin

Space Iklan

Menjelang peringatan hari jadi Kota Pasuruan ke-324 yang akan digelar hari ini, semarak kota kian terasa. Seperti yang terlihat kemarin, di lapangan Bhayangkara. Sedikitnya 20 grup drum band berlaga, dalam festival drum band untuk siswa TK dan SD.

Festival drum band yang baru kali pertama digelar itu berlangsung semarak. Seluruh grup drum band berebut unjuk kebolehan, melalui parade jalan dan sedikit display di lapangan. Para peserta memulai pawai keliling Jl. Gajahmada, Jl. Hasanudin, Jl. Belitung, Jl. Jawa tembus Jl. Niaga, dan kembali ke lapangan Bhayangkara, depan kantor Polresta Pasuruan.

Masyarakat Kota Pasuruan menyambut sangat antusias festival drum band tersebut. Dari pantauan koran ini, ribuan warga turun ke lokasi perlombaan untuk melihat kebolehan para peserta yang terdiri dari bocah-bocah balita, dan anak-anak sekolah dasar tersebut.

Sebagai festival drum band perdana tersebut, ada beberapa skill yang dipertunjukkan oleh masing-masing peserta. Yaitu, kirab atau parade jalan, dengan display, atau yang biasa disebut dengan uji kebolehan di tempat.

Penampilan bocah-bocah mungil dengan kostum yang menawan itu sukses menarik perhatian banyak kalangan. Ribuan masyarakat berjajar di sepanjang jalan yang dilalui oleh peserta. Akibatnya, beberapa ruas jalan yang dipilih sebagai rute jalan peserta festival drum band, menjadi macet total.

Namun agaknya, rute yang dipilih untuk kirab drum band terlalu panjang. Akibatnya, banyak peserta yang usianya masih kanak-kanak itu kelelahan. Keringat deras terus mengucur, karena mereka harus berjalan sambil membawa beban melewati seluruh rute yang ada.

"Capek Ma..," keluh salah seorang peserta, dengan wajah penuh peluh. Beberapa saat, ia konsentrasi lagi pada solmisasi yang harus dibawakannya sebagai pemegang vibraphone berukuran mungil.

Untuk usianya yang masih bocah, agaknya, peralatan yang digantungkan dengan tali di pundak itu cukup membuatnya kelelahan. Apalagi rute yang harus dilaluinya bersama teman-temannya yang lain relatif panjang.

Melihat bocah-bocah itu mulai kelelahan. Instruksi istirahat dari pelatihnya langsung ditetapkan. Para orang tua yang turut berjalan mendampingi putra-putri kesayangan mereka pun dengan sigap menyerahkan botol minum yang mereka bawa. Beberapa butir permen pun diberikan untuk menghibur, agar mereka mau tampil sampai ke garis finish. (jawapos.com)

kirim ke teman | versi cetak

Berita "Seputar Pasuruan" Lainnya